Mengenal Pemrograman Pascal




Bahasa pascal
   Pascal ialah bahasa pemograman tingkat tinggi dan terstruktur yang orientasinya pada semua bidang. Pertama kali dirancang oleh Prof. Niklaus Wirth dari technical university di Zurich, Switzerland. Pascal diambil dari nama spesialis matematika dan filosofi Prancis yaitu blaise pascal. Pascal termasuk jens compiler.

Struktur bahasa pascal
Judul kegiatan : bab deklarasi, bab pernyataan : tubuh program

Judul kegiatan : pernyataan dari nama program. Boleh ada boleh tidak (optional) cara penulisan judul (nama variabel, konstanta)
·         Diawali oleh huruf
·         Diikuti olehh huruf/angka/karakter garis bawah (_)
·         Tidak boleh ada spasi, tanda baca operator aitmatika

Bagian deklarasi : bab yang mengenalkan/mendeklarasikan semua pengenal yang akan dipakai didalam program. Misalnya unit CRT, Variabel, Cnstanta, dll.

Cara penulisan deklarasi :
·         Diawali oleh nama jenis pengenal
·         Diikuti oleh pengenal

Bagian pernyataan : Bagian semua perintah kegiatan yang akan dilaksankan oleh komputer
Cara penulisan pernyataan :
·         Diawali oleh begin dan diakhiri oleh end dan tanda titik (.)
·         Diantara perntanyaan lebih dari satu harus dipisah dengan tanda titik koma (;)

Beberapa perintah pascal :
Writeln : untuk menulis atau mencetak suatu data atau isi suatu variabel ke layar komputer
Uses crt : untuk mempersiapkan kemudahan pengelola layar
Readln : untuk menahan tampilan hasil samapi a pengutamaan tombol “enter”

Contoh :
Program contoh_latihan_pascal_1;
Uses crt;
Begin
Clrscr;
Writeln (‘Selamat Datang’);
Writeln (‘Di Blog Saya’);
Writeln;
Writeln (‘dengan materi komputer’);
Writeln (‘turbo pascal versi 5.5’);
Readln;
End.

Latihan :
Buatlah kegiatan dibawah ini, yang hasil tampilannya sebagai berikut:
BERSATU KITA TEGUH
BERCERAI KITA RUNTUH

Program_contoh_latihan_pascal_2;
Uses crt;
Begin
Clrscr;
Writeln (‘BERSATU KITA TEGUH’);
Writeln
Writeln (‘BERCERAI KITA RUNTUH’);
Readln;
End.

  Pengenalan variabel, data dan deklarasi
Variabel ialah suatu identifier (pengenal) yang datanya sanggup diubah-ubah di dalam suatu program

Syarat penulisan variabel :
·     Terdiri dari adonan aksara dana angka dengan karakter pertama harus berupa huruf
·         Panjang variabel maksimum 63 karakter
    Tidak boleh memakai simbol-simbol khusus, spasi, tanda baca, kecuali garis bawah



Contoh benar 
Contoh salah

NAMA_SISWA
JL_BRG,
LUAS_2

NAMA SISWA,
JLH-BRG,
2_LUAS


Deklarasi variabel
Variabel harus dideklarasikan (dikenalkan) sebelum dipakai didalam bab pernyataan pogram dengan cara :
Ditulis pada bab deklarasi dengan kata cadangan var diikuti dengan nama variabelnya dan tipe atau jenis datanya.
Cotoh deklarasi :


                  ------- NAMA VARIABEL
                  |
                  |

VAR------
        |
        |----- JENIS VARIABEL
                   

BIO_DATA   : STRING;
USIA       : REAL;

·         Integer yaitu bilangan lingkaran positif atau negatif yang sanggup dipecah menjadi beberapa bentuk ; integer, shortint, word, byte.
·         Real yaitu bilangan kasatmata atau pecahan, sanggup dinyatakan dalam bentuk desimal maupun dalam bentuk pangkat. Data real dibedakan lagi menurut jangkauan nilainya antara lain :
Real, comp, extended, single, double
·         Sting yaiu data yang berupa gugusan beberapa karakter, string selalu diawali dan diakhiri oleh tanda petik tunggal. Beberapa buah string sanggup diakhiri oleh tanda petik tunggal, beberapa buah string sanggup disambung dengan tanda (+)
·         Char yaitu karakter yang emiliki arahan ASCII dari 0 sampai 255 karakter ini sanggup berupa angka, aksara atau tanda baca. Karakter sanggup ditulis dengan diapit apostrof (‘) atau ditulis arahan ASCII nya dengan didahului tanda (+)
·         Boolean yaitu hanya mempunyai 2 nilaiyaitu true dan false
·         Operator aritmatika yaitu lambang menawarkan arti dari suatu proses matematika
* (perkalian)
/ (pembagian)
+ (penambahan)
- (pengurangan)

Contoh :
Program menghitung_berat_badan_ideal
Uses crt;
Var
Tinggi_badan_,Berat_badan : Real;
Begin
Clrscr;
Tinggi_badan :=171.5;
Berat_badan :=0,9*(Tinggi_badan-100);
Writeln (‘Tinggi = ‘,Tinggi_badan);
Writeln (‘Berat ideal = ‘, Berat_badan);
Readln;
End.
LATIHAN
Program menghitung_berat_badan_ideal;
Uses crt;
Var
Tinggi_badan,Berat_badan : Real;
Begin
Clrscr;
Tingg_badan :=160;
Berat_badan :=0,9*(Tinggi_badan-100);
Writeln (‘Tinggi =, “Tinggi_Badan);
Writeln (‘Berat ideal =’,Berat_Badan);
Readln;

End.

Operasi Logika

Operasi Logika

Operasi ini hanya dilakukan pada data yang bertipe boolean, ialah true dan false dengan karenanya boolean.

Contoh :
Operator NOT              Operator AND   
Input
Output
1
0
0
1
                 
                                        
Input
Output
0
0
0
1
0
0
0
1
0
1
1
1


                                                                                                                               
Input
Output
0
0
0
1
0
1
0
1
1
1
1
0
Input
Output
0
0
0
1
0
1
0
1
1
1
1
0








Operator nilai NOT akan menghasilkan nilai berlawanan dari nilai yang di inputkan. Jika x bernilai false, saat dioperasikan dengan operator NOT menjadi x := Not(x); maka nilai x menjadi true.


v  Contoh : memakai operasi NOT
Program operator_NOT;
Uses crt;
Var
X : boolean;
Begin
Clrscr;
X:=false,
If NOT(x) then
Begin
Wrieln (‘nilai x kini menajadi :,’not(x));
End;
Readln;
End.

v  Contoh : memakai operator OR
Program operator_OR;
Uses crt;
Var
x,y : integer;
begin
clrscr;
x :=9;
y :=10;
If (x<y) OR (x=y) then
Begin
Writeln (‘x lebih kecil sama dengan y’);
End
Else
Begin
Writeln (‘x lebih besar dari y’)
End;
Readln;
End.

v  Contoh : memakai operator AND
Program operator_AND;
Uses crt;
Var
x,y : integer;
Begin
Clrscr;
X :=9;
Y :=10;
If (x<y) AND (x=y) then
Begin
Writeln (‘x lebih kecil sama dengan y’);
End
Else
Begin
Writeln (‘x bernilai tidak lebih kecil dan sama dengan y’);
End;
Readln;
End.

v  Contoh : menggunakn operator XOR
Program operator_XOR;
Uses crt;
Var
x,y,z : integer;
begin
clrscr;
x :=9;
y :=10;
z :=1;
If (x<y) XOR (x>z) then
Begin
Writeln (‘x lebih kecil y dan lebih besar z');
End;
If (x<y) XOR (y<z) then
Begin
Writeln (‘x lebih besar y, y tidak lebih kecil z’)
End;
Readln;
End. 




Cara Menciptakan Meja 3D Memakai Software Blender

Di kesempatan kali ini aku akan memperlihatkan cara, bagaimana menciptakan meja dan dingklik sederhana memakai software blender. Langsung saja kita mulai tutorial nya

1. Bagi anda yang belum punya software blender 3D nya dapat di download disini
2. Setelah di instal buka software blender
3. Lalu delete cube yang ada di tengah, dengan cara pencet "delete" - enter
4. Tekan Shift + A pilih Mesh - Plane. ( untuk memutar posisi tekan tombol tengah pada mouse )
5. Setelah itu mencet tombol "E" di keyboard, naikan mouse ke atas / kebawah sedikit biar menjadi menyerupai ini ( ingat klik kanan untuk menentukan objek ) ingat! harus objek mode terlebih dahulu
6. Buat posisi kotak biar menjadi menyerupai ini ( pencet angka 7 di numpad ) atau samakan pada gambar di bawah
7. Pilih edit mode ( lihat gambar di bawah ini ) 
8. Tekan Ctrl + R, akan ada garis warna Pink ( kursor harus ada di dalam kotak ) 
9. Buat garis tersebut menjadi menyerupai ini 
10. Lalu ubah ke mode face, pilih kotak yang di pinggir saja, ingat!! menentukan objek memakai klik kanan 
11. Tekan angka 3 pada numpad atau samakan pada gambar di bawah, biar objek terlihat menyerupai dari samping
12. Lalu buat kaki meja, tekan "E" kemudian mouse di ke atasin. Seterah anda mau seberapa panjang kaki meja.
13. Mejanya kan kebalik, cara membalikan nya dengan cara, pilih objek mode - Rotate - putar bulat yang berwarna putih dapat juga yang berwarna merah.

Begitulah cara menciptakan meja sederhana memakai software blender, jika ada yang galau komentar di bawah.


Topologi Jaringan

Topologi Jaringan
Pengertian Topologi Jaringan
     Topologi jaringan dalam telekomunikasi yaitu suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang di pilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi.
Jenis Topologi :

          1. Topologi BUS
     Topologi BUS ini sering juga disebut sebagai topologi back bone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang di bentang lalu bebarapa komputer di hubungkan pada kabel tersebut.
Kelebihan Topologi BUS :
- Topologi yang sederhana
- Kabel yang dipakai sedikit
- Biaya lebih murah
- Cukup mudah
Kekurangan Topologi BUS :
- Sangat sulit melaksanakan troubleshoot pada bus.
- Lebih lambat dibanding topologi yang lain

          2. Topologi Star ( bintang )
     Topologi Star dipakai dalam jaringan yang padat.

Kelebihan Topologi Star :
- Karena setiap komponen dihubungkan pribadi ke simpul sentra maka pengelolaan menjadi mudah.
- Kegagalan komunikasi gampang di telusuri
Kekurangan Topologi Star :
- Kegagalan sentra kontrol ( simpul sentra ) memutuskan semua komunikasi.
- Boros dalam penggunaan data.

          3. Topologi Extended Star
     Merupakan topologi yang sama dengan topologi star
Kelebihan Topologi Extended Star :
- Jika satu kabel terputus maka yang lain tidak akan terganggu
Kekurangan Topologi Extended Star :
- Tidak sanggup dipakai kabel yang “lower grade” alasannya yaitu hanya menghandel satu traffic node, alasannya yaitu untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.

          4. Topologi Mesh
     Topologi jaringan mesh ini menerapkan hubungan antar central secara penuh.
Kelebihan Topologi Mesh :
- Keuntungan pertama dari pengguna topologi mesh yaitu fault tolerance
Kekurangan Topologi Mesh :
- Sulit pada dikala melaksanakan instalasi
- Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

          5. Topologi Hirarki
     Berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang dibawahnya, biasanya topologi ini dipakai oleh perusahaan besar atau forum besar yang memiliki beberapa cabang daerah, sehingga data dari sentra sanggup didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.
Kelebihan Topologi Hirarki :
- Data terpusat secara hirarki
- Terkontrol
Kekurangan Topologi Hirarki :
- Komputer yang dibawahnya tidak sanggup di oprasikan
- Dapat terjadi goresan file.